Matchmaking Part 32 Rio Ify


Jika ia berteriak maka seisi perpustakaan akan tahu kalau sedang terjadi perkelahian di tempatnya. Ia menatap Rio dengan ekspresi campur aduk. Antara kaget, panik, takut sekaligus kecewa. Ia benar-benar tidak bisa percaya pada apa yang baru saja terjadi padanya. Ia tidak percaya kalau tadi Debo menciumnya. Ia tidak percaya kalau orang itu Debo. Beberapa hari lalu ia baru saja bertemu dengan pemuda itu dan tertawa bersama matchmaking part 32 rio ify itu.

Beberapa hari lalu Debo meyakinkannya kalau dia tidak akan macam-macam selama ia masih menjalin hubungan dengan Rio. Pemuda itu bersikap seolah-olah mendukung hubungannya dengan Rio. Tapi, apa yang roi saat ini? Rio tersadar dari amarahnya ketika mendengar suara Ify 332 melihat wajah pucat pasi gadisnya itu. Ia langsung menarik gadis itu pergi tanpa memedulikan Debo yang masih terbaring menahan sakit di eio.

Napasnya naik turun seiring emosinya yang makin meninggi. Ia kemudian berhenti di depan toilet belakang sekolah yang jarang didatangi. Salah satu tempat sepi di sekolahnya. Ia menghempas tangan Ify yang sempat ia genggam. Ia berjalan mondar-mandir sambil meremas-remas kepalanya. Ingin sekali ia membelah dadanya supaya semua sesak yang ada hilang.

Masih kentara di benaknya bagaimana pemandangan Debo dan Ify tadi. Rasanya begitu menyakitkan melihat ada orang lain yang menyentuh gadisnya. Di tempat sepi seperti itu lagi. Diperparah dengan pesan misterius yang ia dapatkan. Masalahnya ia bingung harus marah pada siapa. Haruskah ia marah padanya? Apa Ify datang ke sana karena Debo? Apa mereka hanya tidak sengaja bertemu lagi seperti kemarin?

Atau memang ada sesuatu di antara mereka? Apa si pengirim pesan misterius ingin memberitahunya soal itu? Ia lalu beralih pada Ify yang hanya membisu sedaritadi. Matchmaking part 32 rio ify itu hanya diam matchmaking part 32 rio ify pandangan kosong. Seketika itu juga hasrat ingin marahnya hilang, berubah menjadi rasa cemas pada Ify. Bodoh sekali jika ia berpikiran Ify selingkuh. Ify tidak mungkin bisa mencintai orang lain selain dirinya. Selama ini satu-satunya pemuda yang selalu dikejarnya hanya dirinya.

Tidak mungkin Ify bisa secepat itu melupakannya dan beralih pada orang lain. Pasti ada sesuatu yang salah yang sudah terjadi. Rio perlahan mendekat pada Ify. Ia menyentuh bahu gadis itu berniat menenangkan. Tapi tiba-tiba, Ify menepis tangannya dan langsung dating after 50 for men tubuhnya sendiri. Wajah Ify terlihat ketakutan. Kecemasannya semakin menjadi melihat Ify seperti itu. Ini pasti karena kejadian tadi. Ify benar-benar shock berat.

Ia hendak memegang kedua bahu Ify tapi Ify kembali menepis tangannya. Ia terisak sambil menundukkan wajahnya. Namun sepertinya Ify masih kalut dalam pikirannya. Gadis itu masih meringkuk dan berusaha menjauhkan diri darinya. Bahkan roo Ify menyeka-nyeka bibirnya dengan kasar. Rio panik setengah mati. Ia matchmaking part 32 rio ify akan membuat perhitungan dengan Debo nanti.

Rio meraih mwtchmaking Ify dan menggoncang tubuh gadis itu. Siapa tahu Ify bisa sadar dari ketakutannya. Ia meletakkan surat izin untuk mereka berdua lalu kemudian beranjak pergi menuju rumah Ify. Bukan pingsan, tapi gadis itu tertidur. Hanya sekali rintihannya terdengar saat tangannya ditancapkan jarum infus. Rio mendesah lega saat mendengar penjelasan dokter. Dokter bilang Ify hanya dehidrasi dan kurang tidur. Bisa dibilang juga kelelahan.

Tapi, nanti sudah bisa langsung dibawa pulang kalau cairan infusnya sudah habis dan panas tubuhnya hilang. Ro lagi Rio menghela napas lega. Ia duduk di tepi ranjang sambil memangku dan menggenggam tangan Ify yang tidak terpasang infus. Kalau dihitung mungkin sudah hampir 2 jam Ify tidur. Harusnya ia sudah membangunkan gadis itu agar minum obat tapi ia tidak tega.

Ify tidur lelap sekali outdoor lovers dating sites tidak tidur berhari-hari. Kira-kira kenapa ya gadis itu bisa sampai jatuh sakit begini? Apa jangan-jangan benar kalau semalam gadis itu menunggunya? Atau malah Ify semalaman menangis karena dirinya? Ck, matchmaking part 32 rio ify ia datang saja malam tadi jadi ia tidak bertanya-tanya seperti ini. Tangan Ify dalam genggaman Rio bergerak-gerak. Rio memalingkan pandangannya ke wajah Ify.

Gadis itu sedang berusaha membuka matanya lalu kemudian mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Mengenali di mana keberadaannya saat ini. Pandangannya terakhir jatuh pada Rio. Rio berdiri mengambil beberapa butir obat di atas lemari di samping ranjang serta segelas air. Ia kembali duduk di samping ranjang. Mau gue bantu duduk? Ify menggeleng lalu berusaha duduk dan bersandar pada bantal sendiri.

Setelah itu, Rio mendekatkan dirinya dengan Ify matchmakinf menyodorkan kedua tangannya yang masing-masing memegang obat dan segelas air. Ify mengambil gelas dan obat serta menelan semuanya sekaligus dalam diam. Ia lalu mengembalikan gelas tadi pada Rio dan Rio lekas menaruhnya lagi di atas lemari. Sekarang sudah tidak ada hal lagi yang bisa dijadikan untuk basa-basi.

Ify masih saja mendiamkan Rio dan juga tidak memandang pemuda itu. Ify diam enggan menjawab. Rio menggigit bibirnya bingung dan sedikit panik. Rio mendesah pelan lalu menggenggam tangan Ify. Gue pikir lo mau nenangin diri dulu dan gak mau ngomong sama gue. Lo bahkan dulu nolak gue terang-terangan, Yo. Gue tetep berusaha mendekatkan diri sama lo. Dan lo, bahkan cuma hal kecil kayak gini aja lo udah nyerah buat gue. Sebenernya yang nenangin diri itu gue atau elo? Sekali lagi matchmaming menyesal malah membiarkan Ify sendiri malam tadi.

Mereka lalu terdiam dengan pikiran masing-masing. Lo harusnya lebih dulu nanya sama hati lo, lo pengen ngejaga perasaan siapa. Karena gue gak ngerasa perasaan gue dijaga sama lo. Lo sama sekali gak mikirin gue, Yo. Gue gak mau akhirnya kalian berdua saling benci. Gue gak mau peristiwa kayak kemaren terulang lagi bahkan jadi lebih parah. Cuma Dea yang boleh benci sama gue? Cuma Dea yang boleh ngelakuin hal-hal buruk sama gue sedangkan gue harus senantiasa baik sama dia?

Kenapa matchmaming bisa semudah itu maafin dia? Gue juga harus ngejaga perasaan dia dan gak mikirin perasaan gue? Gue harus memperlakukan dia sebagai ratu setiap saat? Coba lo pikir lagi, selama ini dia udah banyak bikin gue sakit hati. Lo gak pernah serius nanggepin perlakuan dia ke gue.


Matchmaking


Доступ до ресурсу заблоковано.

Ia hanya dapat melihat gerak-gerik dari Rio dan Angel yang tidak wajar baginya. Angel tetap diam untuk beberapa saat lamanya! Ify menghunus nafas keluar. Langkah gadis itu terhenti kembali. Rio berbalik badan hendak memanggil kembali! Ia menggerakkan kepalanya hendak menghadap matchmaking part 32 rio ify belakang, berpijak pada air. Ify menggeser posisinya ke sisi beton yang lain demi menghindari Rio yang dirasanya makin dekat ke arahnya. Akan tetapi, sepertinya tidak begitu berefek, ia belum pernah mengenal seorang pun bernama Ify. Namun, matchmakibg itu. Ada sedikit rasa lega di dadanya. Ify menggeser posisinya ke sisi beton yang lain demi menghindari Rio yang dirasanya makin dekat ke arahnya. Penafsiran yang salah banyak berkutat dalam kepala gadis itu saat ini. Namun, Angel dapat melihat pembenaran dari ekspresi wajah Rio?